Alangkah Pentingnya Sayur dan Buah bagi Kesehatan Tubuh Ala SunKap
Ada banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk memiliki tubuh yang baik dan sehat, yaitu dengan kita olahraga dengan yang baik dan mengonsumsi makan-makanan yang bergizi. Maksud dari makanan yang bergizi yaitu makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, serta mineral yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan pada tubuh kita., sehingga tubuh kita akan menjadi sehat, terjaga dengan baik dan tidak akan mudah terserang penyakit.
Makanan yang sehat ada banyak sekali, diantara
dari makanan yang kita dapat konsumsi dengan baik yaitu dengan mengkomsusi
sayur dan buah-buahan. Karena, pada sayur dan buah ini banyak sekali
manfaatnya, diantaranya vitamin dan banyak sekali. Oleh karena itu, dokter juga
menyarankan agar setiap makhluk yang ada di bumi ini bisa untuk mengkonsumsi
buah dan sayur karena kemanfaatannya yang sangat penting bagi tubuh.
Selain itu, sayur dan buah juga diketahui
sebagai sumber antioksi dan tinggi yang dapat menangkal radikal bebas yang
dapat memicu timbulnya beragam penyakit. Maka dari itu, peran sayur dan buah
ini amatlah penting sekali. Dibawah ini terdapat beberapa contoh sayur dan buah
yang dapat kita konsumsi setaip harinya dan mudah sekali untuk didapat, yaitu :
1. Sayuran
a. Brokoli, mengonsumsi secangkir (setara dengan 91
gram) brokoli dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dan K harian Anda. Selain itu,
brokoli juga kaya akan folat, mangan, zat besi, dan potasium. Rajin mengonsumsi
brokoli dapat membantu menurunkan kolesterol, risiko kanker, dan menjaga
kesehatan mata. Cara konsumsi: dikukus hingga agak lunak kemudian dimakan
seperti lalap, ditumis, atau dijadikan campuran telur dadar.
b. Bayam, sayur ini kaya akan berbagai nutrisi, di
antaranya vitamin A dan K, serta antioksidan jenis beta-karoten dan lutein yang
diketahui mampu menurunkan risiko kanker. Dalam secangkir bayam mentah (setara
dengan 30 gram) terdapat vitamin A dan K yang cukup untuk memenuhi kebutuhan
harian Anda akan kedua vitamin tersebut. Karena sayur ini tergolong rendah
kalori, mengonsumsi bayam juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap
normal. Cara konsumsi: direbus sebentar (kurang lebih 1 menit) lalu
dimakan seperti lalap, dijadikan salah satu campuran salad atau roti lapis,
salah satu campuran smoothie, atau campuran telur dadar.
c. Tomat, banyak yang menganggap tomat sebagai buah,
padahal sebenarnya pangan ini termasuk dalam kategori sayuran. Tomat kaya akan
antioksidan jenis likopen yang baik untuk menjaga kesehatan mata, melindungi
tubuh dari risiko kanker dan penyakit jantung, serta menjaga tekanan darah
tetap normal. Tomat juga kaya akan vitamin C dan K, folat, dan potasium. Cara
konsumsi: langsung dimakan, dijadikan isi roti lapis, dijadikan salad
(dipotong-potong dan dicampur dengan potongan buah lain), dipanggang, dibuat
sup, atau dibuat saus salsa.
2. buah-buahan
a. Jambu biji, buah ini memiliki kandungan vitamin C
tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan jeruk yang selama ini disebut sebagai
sumber terbaik vitamin C. Per 100 gram jambu biji mengandung 90 milligram
vitamin C. Cara konsumsi: langsung dimakan, dijus, dipotong-potong dan
disisipkan dalam puding, atau dijadikan salad (dipotong-potong dan dicampur
dengan potongan buah lain).
b. Nanas, buah yang memiliki kandungan kalori rendah
ini bermanfaat memperkuat daya tahan tubuh dan tulang, serta membantu
memperlancar pencernaan. Beberapa nutrisi yang terdapat dalam nanas adalah
vitamin C, mangan, magnesium, kalsium, vitamin B1, dan vitamin B6. Per 100 gram
nanas mengandungi 47,8 miligram vitamin C, 13 miligram kalsium, dan 12 miligram
magnesium. Cara konsumsi: dipotong-potong dan langsung dimakan, dijadikan salad
(dipotong-potong dan dicampur dengan potongan buah lain), dijadikan smoothie,
atau dijadikan salah satu topping pizza.
c. Alpukat, buah ini tergolong rendah kalori, namun
memiliki kandungan lemak baik yang cukup tinggi. Setiap orang disarankan untuk
mengonsumsi alpukat secara rutin demi memenuhi kebutuhan lemak baik harian.
Jenis lemak baik yang terdapat di alpukat disebut oleic acid, yaitu lemak tak
jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan risiko
peradangan, serta mendukung kesehatan jantung. Cara konsumsi: dipotong-potong
dagingnya dan langsung dimakan, dijadikan isi roti lapis (berupa potongan
maupun sebagai olesan), dijadikan guacamole, atau dibuat sup.
Dari beberapa contoh sayur dan buah tadi tentu kita pernah
mengkonsumsinya bahkan setiap hari. Namun, dari beberapa contoh sayur dan buah
tadi, ada saja factor-faktor yang ada pada sayur dan buah ini, baik itu dari factor
positf bahkan ada juga dari factor yang nagatif. Oleh karena itu, berikut
adalah beberapa factor positif dan negativ pada sayur dan buah, diantaranya
adalah sebagai berikut :
1. Faktor Positif
a.
Sudah ada kebiasaan ('keharusan') makan
sayur di masyarakat, umumnya setiap hari rumah tangga mengkonsumsi sayur.
Jurnal Kependudukan Indonesia
b.
Sayur sudah merupakan 'lauk' utama bagi
masyarakat miskinldi pedesaan umumnya.
c.
Masyarakat paham secara umum bahwa buah
dan sayur baik untuk kesehatan.
d.
Sudah ada pemahaman makanan sehat
meskipun masih mengacu pada pedoman '4 sehat 5 sempurna'.
e.
Masyarakat sangat mengingat dan mentaati
rekomendasi tenaga medis ( dokter, bidan, mantri) tentang pantangan-pantangan
(makan sayur dan buah) sehubungan dengan keluhanlpenyakit yang diderita.
f.
Berbagai macam sayur dan buah dapat
ditanam di laban sekitar rumah masyarakat.
g.
Sayur dan buah juga tersedia ( dijual)
di pedagang keliling dan di warung a tau di pasar.
h.
Sudah ada upaya dari sektor terkait (
dinas kesehatan) untuk mempromosikan pentingnya konsumsi sayur dan buah,
meskipun kurang intensif (misal melalui posyandu oleh tenaga gizi puskesmas).
2. Faktor negativ :
a.
Buah-buahan tidak umum dikonsumsi setiap
hari (tidak seperti sayur).
b.
Buah-buahan hanya dikonsumsi karena/jika
ada dikebun, kalau harus membeli, tidak menjadi prioritas.
c.
Ada pantangan konsumsi terhadap beberapa
macam sayur dan buah di masyarakat.
d.
Masyarakat tidak paham secara rinci
manfaat dari setiap macam buah dan sayur.
e.
Makanan sehat menurut masyarakat adalah
makanan yang mahal.
f.
Sayur dikonsumsi umumnya karena tersedia
dan mudah didapat, dan kalau membeli harga relatif murah, tetapi bukan
merupakan prioritas untuk pengeluaran pangan. Kalau ada uang untuk membeli,
yang dibeli adalah 'lauk' seperti tabu/tempe.
g.
Masyarakat tidak tabu 'Pedoman Umum Gizi
Seimbang'. Pedoman Umum Gizi Seimbang masih sulit dipahami untuk dipraktekkan
oleh masyarakat awam ('bahasanya masih bahasa dewa', mengutip pendapat salah
seorang tenaga penyuluh gizi di Lampung Tengah).
h.
Anak-anak kurang menyukai sayuran dan
buah-buahan, tidak selalu tersedia sebagai menu harlan di rumah.
i.
Penyuluhan gizi umumnya diberikan pada
saat kegiatan posyandu (untuk ibu yang memiliki anak balita).
j.
Banyaknya produk makanan dan minuman
jadi yang dinyatakan mengandung zat gizi yang terkandung dalam sayur dan buah
(misal produk makanan yang mengandung serat dan vitamin).
Dari
berbagai faktor dati kita harus mengetahui mana yang bernilai positif dan mana
yang negativ. Karena, dengan kita mengetahui yang mana yang pototif dan negative
kita akan dengan mudah dan paham tentang cara mengkonsumsi sayur dan buah yang
baik dan benar. Oleh karena itu, marilah kita untuk senantiasa mengkonsumsi
sayur dan buah, karena ada banyak sekali manfaat yang ada didalamnya.

Komentar
Posting Komentar